Cara Menulis Kisah Merek (Brand) yang Baik

Memperkenalkan brand dengan baik

Kisah merek atau brand Anda akan membedakan Anda dari orang lain. Jika tidak, Anda hanya satu solusi lagi untuk masalah lama yang sama yang dapat dipilih pelanggan, dan biasanya tanpa pembeda yang menonjol, mereka akan mendasarkan pilihan mereka pada harga. Seringkali, Anda tidak ingin pelanggan memilih Anda berdasarkan harga saja. Anda mungkin ingin mereka memilih Anda karena itu Anda.

Menceritakan kisah yang unik dimulai dengan pertanyaan-pertanyaan berikut:

Kapan, Mengapa dan Bagaimana Anda Memulai?

Cara terbaik untuk menunjukkan keaslian adalah dengan memberi tahu audiens Anda kapan, mengapa, dan Anda mulai melakukan apa yang Anda lakukan. Jika Anda dapat menceritakan kisah Anda sedemikian rupa sehingga audiens Anda berhubungan dengan Anda, dan bahkan akar kesuksesan Anda – bahkan lebih baik.

Bagaimana Anda Ingin Pelanggan Melihat Anda?

Saat Anda menulis cerita Anda, penting untuk menyampaikan nilai dan cita-cita Anda dengan cara yang sungguh-sungguh. Meskipun Anda mungkin takut mematikan beberapa orang, Anda sebenarnya tidak perlu khawatir tentang itu. Orang-orang itu bukanlah audiens Anda. Audiens Anda terdiri dari orang-orang yang dapat memahami cerita Anda, berbagi nilai-nilai Anda, dan ingin menjadi bagian darinya.

Di Mana Anda Melihat Bisnis Anda?

Di sinilah Anda akan mencoba untuk bermimpi besar, dan biarkan audiens Anda tahu di mana Anda melihat bisnis Anda di masa depan. Ini juga memberi Anda kesempatan untuk memperbaiki ekspektasi konsumen terhadap apa yang Anda tawarkan daripada apa yang ditawarkan oleh pesaing.

Bagaimana Anda menjawab pertanyaan-pertanyaan ini penting.

Anda akan memiliki banyak peluang untuk melakukannya melalui setiap komunikasi yang Anda lakukan dengan audiens Anda – baik itu blog, media sosial, atau bahkan melalui jenis produk yang Anda tawarkan.

Baca juga: Cara Menangani Kesenjangan Pengetahuan Yang Ada Dalam Tim Anda

Dengan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan ini, Anda dapat mulai membentuk cerita Anda dan merangkainya dalam segala hal yang Anda lakukan.

Bagikan melalui Story Telling

Menggunakan gaya komunikasi yang jujur ​​dan tanpa batasan untuk menceritakan kisah Anda, kisah pelanggan Anda, dan kisah produk Anda adalah awal yang baik. Gunakan studi kasus, wawancara, dan posting blog mendalam yang terkait untuk mencapai ini.

Bagikan melalui Doing Good

Terlibat dengan komunitas Anda untuk memberikan kembali sesuatu yang terlihat. Anda tidak ingin melakukan ini hanya untuk mendapatkan perhatian, tetapi Anda ingin memilih sesuatu yang membantu orang memahami siapa Anda sebagai pemilik bisnis dan untuk apa bisnis Anda berdiri.

Berbagi melalui Pengalaman

Anda dan audiens Anda kemungkinan besar memiliki pengalaman yang sama yang harus didiskusikan. Semakin banyak cara Anda berhubungan dengan mereka, semakin banyak cara mereka akan melihat penawaran Anda sebagai unik dan berbeda.

Bagikan dengan Jujur

Jangan hype, dan jangan “menghembuskan asap”. Konsumen sekarang pintar. Mereka menginginkan kebenaran hitam dan putih dari masalah tersebut. Jika dibutuhkan 20 jam seminggu untuk melakukan apa yang Anda lakukan, dan Anda mengajari mereka, katakan yang sebenarnya. Jika Anda harus begadang untuk mengatur jadwal anak-anak, katakan saja.

Bagikan Di Mana Saja

Jangan hanya “menceritakan” cerita Anda di blog Anda di bagian “tentang”. Ceritakan kisah Anda di mana saja. Gunakan infografik, meme, posting blog, posting blog tamu, artikel, testimonial, perbuatan baik, dan segala cara yang mungkin untuk menyebarkan cerita Anda. Jadilah cerita Anda dengan tindakan Anda.